Setelah siap dengan kostum eksibku aku menembus gerimis dengan “mio pink” kesayanganku. Nampaknya dia berani juga. Bokep arab mbak…. ohhhhhhh……… sssssshhhhhhhh…… ohhhhhhh………… ssssssshhhhhhhh………. “Yes pas merah”, sengaja aku tunggu lampu merah. “Anu mbak, tapi jangan marah ya…, anu apa cici gak pake baju dalem atau BH ya? Susune mbokmu? Aku mulai berkemas melepas semua legging yang tinggal menempel satu-satunya di tubuhku. Montok banget… , ra nganggo BH maneh”. Dan crot…. ohhhhhhhhh………… sssssssssshhhhhhhhhh………. Aku tutup toko dan masuk ke dalam mengganti kemeja tebal yang kupakai dengan kaos putih tipis dan berleher lebar serta celana jeansku kuganti dengan legging hitam yang berumur 1 tahun sehingga sudah agak tipis kainnya menampakkan pahaku yang putih mulus. “Eh mbak saya punya jas hujan di motor
belakang, mbak bisa ganti baju kering di belakang trus pulang pake jas hujan saya”, kata si Ahmad menawarkan pertolongan. “Apa gak risih susunya mbak diliat cowok di jalan, dan kita berdua disini?”, kata si Ahmad memberanikan diri.




















